Catatan RedaksiLaporan KhususNasional

BIN BANTAH PERTEMUAN BG DAN HRS-CEK FAKTA

BERIKUT FAKTANYA

The Art of Intelligence >> Denial and Deception.

Hal yg wajar terjadi dan menjadi kebiasaan BIN untuk membantah. Sehingga bisa dimaklumi jika Deputi VII BIN Wawan Hari Purwanto membantah pertemuan Budi Gunawan dan IB-HRS.

Pada Juli 2017, Jokowi melakukan Kunjungan Kenegaraan ke Ankara Turki, didampingi oleh beberapa Pejabat Negara termasuk Budi Gunawan sebagai Kepala Badan Intelijen Negara.

Saat itu di perkenalkan satu persatu pejabat pejabat yang mendapinginya. Ada Wiranto, Retno Marsudi, Pramono Anung, Enggartiasto, Budi Gunawan dll.

Setelah dari Turki, BG singgah ke KSA untuk melakukan pertemuan dengan IB-HRS.

Tim BIN melakukan komunikasi untuk mengatur pertemuan dengan BG. Tim BIN menginap di Red Sea Palace Hotel, Jeddah. Sementara BG menginap di Intercontinental Hotel, Jeddah.

Budi Gunawan didampingi Tim BIN antara lain :

1. Mayjen TNI (Purn) Agus Suharto – Komandan Operasional BIN alias Jimbon

2. Muhammad Bawe’el (Alm)

3. Hafiz – Staff KBRI Riyadh

4. Dede a.k.a Jamal

5. Sinyo ( beberapa kali datang ke Rumah HRS )

Setelah “Sinyo” bolak balik ke rumah IB-HRS, akhirnya “Sinyo” membawa Draft Kesepakatan dari IB-HRS. Kemudian disepakati pertemuan dengan BG dilakukan di Jeddah.

Jadi kalau Deputi VII BIN Wawan Hari Purwanto masih membantah, tinggal buka aja CCTV di rumah IB-HRS.

Siapakah “Sinyo” ?

“Sinyo” beberapa kali datang ke Rumah IB-HRS untuk mengatur pertemuan dengan Budi Gunawan

Dalam pertemuan antara BG dan IB-HRS di Jeddah, dihadiri juga Komandan Operasional BIN Mayjen TNI (Purn) Agus Suharto.

Dokumen kesepakatanpun dibaca kembali oleh IB-HRS. Dokumen tersebut akhirnya ditandatangani oleh IB-HRS dan Agus Suharto. “DISAKSIKAN” oleh Budi Gunawan.

Dokumen tersebut akhirnya dibawa ke Jakarta, disaksikan & ditandangani Ketua Umum MUI Pusat K.H. Ma’ruf Amin yg saat ini menjabat sebagai Wakil Presiden.

Namun ada yang tidak setuju dengan kesepakatan tersebut dan berusaha menggagalkannya. Maka, bukan tanpa alasan IB-HRS dicekal pulang.

Dokumen Kesepakatan tersebut di tandatangani oleh Mayjen TNI Agus Suharto “DISAKSIKAN” oleh Budi Gunawan

Jika Pengadilan meminta kesaksian atas dokumen tersebut :

– Sebagai sesama Ulama dan juga Wapres, apakah K.H. Ma’ruf Amin sanggup membantah ?

– Mayjen TNI (Purn) Agus Suharto dipastikan membantah, seperti Deputi VII BIN Wawan Hari Purwanto. Karena memang seperti itu SOP-nya.

Sebagai Ulama dan juga Wapres, semoga K.H. Ma’ruf Amin bisa berlaku jujur.

Kalaupun K.H. Ma’ruf Amin akhirnya juga membantah ikut menandatangani Dokumen Kesepakan antara BIN dan IB-HRS yg di saksikan BG di Jeddah.

Tinggal tunggu momen yg tepat untuk rilis dokumen tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button